User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Sistitis adalah radang kandung kemih yang biasanya disebabkan oleh infeksi kandung kemih (ISK). Gejala sistitis bisa meliputi seringnya kencing walaupun hanya beberapa tetes air kencing, rasa sakit yang membakar atau sensasi panas saat kencing, urine yang berbau kuat, urine yang keruh atau berdarah, terasa nyeri di perut bagian bawah, adanya darah di urine. Itulah gejala sistitis pada umumnya.

Sistitis bisa berat dan bisa ringan. Sistitis adalah jenis umum infeksi saluran kemih (ISK), terutama pada wanita dan biasanya lebih merupakan gangguan daripada penyebab kekhawatiran yang serius. Beberapa orang yang sering mengalami sistitis kemungkinan memerlukan pengobatan yang rutin atau pengobatan jangka panjang. Sistitis dapat menyebabkan infeksi ginjal yang lebih serius dalam beberapa kasus.

Pengertian Sistitis Secara Umum

Sistitis adalah peradangan kandung kemih. Sebagian besar, peradangan disebabkan oleh infeksi bakteri yang disebut infeksi saluran kemih (ISK). Infeksi kandung kemih bisa sangat menyakitkan dan mengganggu serta bisa menjadi masalah kesehatan yang serius jika infeksinya menyebar ke ginjal. Sistitis dapat terjadi sebagai rekasi obat-obatan tertentu, terapi rasiasi atau potensi iritan seperti spray kebersihan wanita atau penggunaan kateter jangka panjang. Sistitis juga dapat terjadi sebagai komplikasi penyakit lain. Pengobatan yang biasa untuk sistitis bakteri adalah antibiotik.

Apa Yang Menyebabkan Sistitis?


Ada banyak kemungkinan penyebab sistitis. Sebagian besar menular dan sebagian besar dari kasus ini berasal dari infeksi yang meninggi. Bakteri masuk dari struktur Genitourinari eksternal. Bug atau bakteri yang paling umum yang menyebabkan sistitis adalah Escherichia Coli (E. Coli). Bakteri yang sering ditemukan ketika urine diperiksa dibawah mikroskop.

Dan tes atau pengujian ini disebut kultur urine. Escherichia Coli (E. Coli) umumnya ditemukan disaluran pencernaan dan usus. Dalam kondisi normal tidak berbahaya. Namun Ecsherichia Coli (E. Coli) tumbuh subur di lingkungan asam kandung kemih dimana dapat menggandakan dan menggelembungkan lapisan kandung kemih. Jenis sistitis tergantung pada penyebabnya dan kemungkinan penyebab sistitis meliputi:

• Infeksi saluran kemih (ISK).
• Meminum obat-obatan tertentu.
• Paparan radiasi.
• Penggunaan kateter yang berkelanjutan.
• Produk kebersihan yang menjengkelkan dan membuat tidak nyaman.

Baca Juga : Sistitis

 

Kenali Gejala-Gejala Sistitis Pada Dewasa Dan Anak-Anak

Gejala sistitis bisa mempengrauhi dewasa dan anak-anak, contohnya:
 
1. Gejala Sistitis Pada Orang Dewasa
Sistitis pada orang dewasa dapat menyebabkan:
 
• Rasa sakit, terbakar atau menyengat saat kencing.
• Mengharuskan kencing yang lebih sering dan mendesak dari biasanya.
• Urine yang berwarna gelap, keruh dan berbau.
• Nyeri di perut.
• Merasa sakit dan tidak sehat atau merasa lelah.
• Adanya darah di urine.
 
Pada orang dewasa, sistitis biasanya tidak menyebabkan demam. Jika memiliki suhu tubuh yang tinggi atau merasa sakit di punggung bagian bwah atau samping kemungkinan merupakan gejala infeksi ginjal.
 
2. Gejala Sistitis Pada Anak-Anak
Kemungkinan sulit untuk mendiagnosis anak-anak penderita sistitis, karena sistitis bisa hilang dan anak-anak tidak mungkin bisa mengkonsultasikan kondisi yang dialaminya. Kemungkinan gejala sistitis pada anak-anak meliputi:
 
• Demam tinggi.
• Kelelahan.
• Sifat yang lekas marah.
• Nafsu makan berkurang.
• Muntah.
 
Anak-anak dengan sistitis terkadang juga memiliki gejala yang biasanya ditemukan pada orang dewasa seperti rasa sakit ketika kencing, kencing yang lebih sering daripada biasanya dan rasa sakit di perut.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Sistitis?


Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan pada setiap penderita sistitis yang melakukan pengobatan dan dengan melakukan pemeriksaan serta menjalani beberapa tes atau pengujian urine. Tes atau pengujian urine di analisis di laboratorium dengan menggunakan dipstick. Kultur urine atau spesimen urine yang di keteterisasi dapat dilakukan untuk menentukan jenis bakteri dalam urine.

Setelah ditemukan bakteri yang spesifik yang menyebabkan infeksi, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik oral untuk pengobatannya. Sebagian besar dokter juga akan menguji dan melakukan tes untuk infeksi menular seksual (IMS). Infeksi menular seksual (IMS) ini sering memiliki gejala yang sama dengan sistitis. Penderita sistitis kemungkinan memerlukan tes atau pengujian lebih lanjut. Dapat mencakup pemindaian ultrasound, sinar-X atau sistoskopi kandung kemih.

Cara Penanganan Sistitis Dengan Tepat


Gejala sistitis yang paling awal biasanya berupa perasaan tegang yang samar-samar saat kencing. Kemungkinan untuk menyingkirkan sistitis sangat ringan jika segera mengambil tindakan pengobatan. Beberapa penanganannya bisa meliputi:

• Meminum banyak cairan.
• Usahakan menghindari makanan atau minuman yang asam karena dapat memperparah rasa terbakar saat kencing.

Jika pengobatan tidak berhasil, maka segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan melakukan mengujian atau tes urine untuk memeriksa mikroorganisme yang ada. Sistitis dapat diobati dengan antibiotik. Gangguan sistitis yang berat harus dilakukan pemeriksaan dengan dokter karena gangguan mendasar seperti batu ginjal atau infeksi ginjal bisa menjadi pemicunya.

Penanganan khusus sistitis hanya ada di Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik yang menangani permasalahan sistitis. Pengobatan sistitis di Klinik Utama Gracia sangat terjangkau. Anda bisa melakukan konsultasi dengan layanan konsultasi online dibawah ini atau dengan menghubungi nomor kami di 081336361555.

 


Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikjakartapusat.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.